Main-main di Cariu [1]

Kuliah Kerja Nyata (KKN), ga terasa udah hampir satu tahun gue ngelewatin masa-masa itu. Masa dimana dalam perencanaannya banyak sekali hal yang mau dilakukan untuk memajukan desa, namun pada kenyataannya semua rencana baik itu hanya sebatas konsep yang masih belum terwujud karena berbenturan dengan harga hingga waktu.

Gak begitu banyak yang gue lakuin selama KKN selain piket untuk masak sebanyak 6 hari dalam kurun waktu kurang dari 30 hari. Sisanya, hanya mengajar SD dihari senin-rabu dalam waktu tiga minggu. Jadi masa produktif gue Cuma sekitar 9 hari. Sisanya lebih banyak di kontrakan, tidur-tiduran, nonton film, dan main pijit-pijitan sama anak-anak SD yang tiap hari main ke kontrakan.

Hidup terasa berjalan cepat di Cariu. Bayangkan, selama satu bulan gue bisa ngerasain berbagai dinamika hidup. Ya, hanya dalam satu bulan. Bisa ketawa bareng temen-temen yang aneh-aneh, terus berantem, tiba-tiba baik lagi, terus sebel lagi, belum lagi harus ngurus permasalahan pemuda disana yang kurang akur, urus seminar, nimba air dari sumur, ke pasar pagi-pagi, dangdutan di 17an, hangout ke pasar malem, lobby sana sini cari duit, ngajar angklung gara-gara caper, dan masih banyak lagi. Oke ternyata banyak hal yang gue lakuin selama di Cariu. Ga Cuma makan tidur looping aja.

Ah, karena lagi kangen anak-anak SD yang makin tua sebelum waktunya, gue mau share sedikit tentang pengalaman ngajar selama di SD 03 Cariu.

Gue, Euis, Ziezie dateng ke Cariu ga ada persiapan sama sekali untuk ngajar, karena program ngajar sebenarnya bukan tugas kami bertiga, tapi karena ada hal ini itu jadi harus kami bertiga yang handle. Jadi jangan ditanya tiga orang anak saintek ini ngapain kalo dikelas selama dua jam. Minggu pertama bikin es krim (karena cuma itu yang gue tau tentang sains, perubahan bentuk cair-padat), minggu ke dua belajar komputer pake word (gatau mau ngapain lagi, dan kita bertiga terlalu males untuk cari pelajaran), dan minggu ke tiga belajar puisi (ini mentok banget sekalian cari bibit buat perform untuk acara tabligh akbar). Oportunis sekali kami..

Tiga hari dalam seminggu, kami bertiga bolak-balik ke SD ini. Kadang naik mobil di anter Edvan atau Adam, kadang naik motor bertiga kaya cabe, kadang dianter cowok-cowok yang piket, kadang juga jalan kaki karena ga ada angkutan umum macam angkot disana.

Hal yang paling seru dari mengajar anak SD adalah semangat mereka yang, ah! Bahkan gue masih bisa bayangin teriakan semangat mereka tiap gue ucapin selamat pagi atau ngadain kuis dadakan demi hadiah sepele kaya penghapus atau tempat pinsil. Semangat mereka, itu yang bikin gue seneeeeeeng banget ada disana. Selain karena ada salah satu pak guru emesh yang ganteng disana. Hahaha!

Hari pertama gue ngajar, saking terlalu senang dengan teriakan, gue ngajak anak-anak kelas 4 untuk nyanyi selamat ulang tahun untuk ziezie, gue bilang ziezie ulangtahun hari itu. Dan ya, mereka bersemangat sekali bernyanyi selaamt ulang tahun untuk ziezie yang sedang tidak berulangtahun hari itu. Gue kira keriuhan Cuma sebatas dikelas, tapi ternyata engga. Karena sore-sore cantik pas semua orang lagi tidur, tiba-tiba dateng satu rombongan yang isinya anak-anak kelas 4 dan 5 yang datang bawa banyak kado, dan tepung untuk ziezie. Gilak!

IMG-20140819-WA0037

Ga berenti ketawa hari itu. Pun anak-anak KKN yang lain, sibuk bego-begoin gue karena udah bohongin banyak bocah sampe mereka rela beli kado. Kadonya apa? Mulai dari boneka, jilbab, kaca, sampe jepitan rambut. Dan itu semua akhirnya dibagi-bagi ke anak-anak KKN yang lain. Duh dek, maafkan aku ya..

Kampret momen lainnya adalah saat gue iseng masuk-masuk ke gudang dan nemu angklung. Karena iseng dan mau caper ke pak guru ganteng yang ternyata baru 22 tahun saat itu, jadi gue mainin lah deretan angklung itu. Banyak anak-anak yang nyamperin, sampe akhirnya gue main tebak lagu sama mereka. Mulai dari Indonesia raya sampe lagunya ayu ting-ting. Ngarepnya pak guru ganteng yang nyamperin, tapi malah pak guru adeknya pak kepala desa yang datang. Dia nanya-nanya tentang angklung, dan gue bilang kalo gue sebatas tau nada diatonis jadi bisa dimainin dimana aja, piano sampe buyutnya yang gak lain adalah alat musik string.

Akhirnya si bapak minta gue untuk ngajar anak-anak angklung, dan karena gak mau rugi, gue ngusulin supaya anak-anak belajar angklung untuk pentas diacara tabligh akbar yang diadain kelompok KKN gue diakhir masa pengabdian kita. Deal. Dan jadilah gue ngajar anak-anak tiap hari selama senin-kamis, untuk kemudian jumatnya perform di Tabligh akbar.

Empat hari ngelatih anak-anak angklung itu cukup drama. Selain karena jam tidur siang gue hilang, mereka juga sering kali ngadu-ngadu gitu karena ternyata ada dua kubu. Si X ga suka sama si Y, tapi kalo didepannya akrab banget. Hal-hal naif nan munafik yang gue pikir Cuma terjadi dikalangan orang dewasa, ternyata juga terjadi dikalangan anak-anak SD penggemar GGS. Rawr!

DSC_1048

Diluar itu semua, sebuah penghargaan bisa berada di Cariu untuk mengabdi, berbagi, menikmati hidup, dan belajar bersosialisasi sebagai manusia dewasa yang utuh. Satu bulan yang penuh cerita. Beruntung bisa ngejalanin 1 SKS termahal dalam mata kuliah. Worth!

Categories: letShare | Tags: , , , , , | 3 Comments

Mencari Tuhan

Beberapa minggu terakhir, aku sibuk bertanya, siapa itu Tuhan? Kenapa aku harus menyembahNya? Kenapa pula harus ada aku di dunia ini? Kenapa Tuhan menciptakan manusia dan memilih manusia untuk menjadi pemimpin di bumi? Apa Tuhan tak mampu mengurus bumi ini sendiri? atau Tuhan merupakan pemilik saham yang suka drama, hingga menciptakan manusia sebagai hiburan bak menonton film?

Pertanyaan itu tak berhenti, bahkan terus bercabang dan hampir gila aku dibuatnya. Sampai akhirnya aku memutuskan untuk kembali fokus mengerjakan skripsi dan beberapa project, sembari menyusun rencana, bahwa ketika ini semua selesai, aku memiliki cukup uang dan mendapat gelar S.Kom ku, aku akan melakukan perjalanan untuk menemukan Tuhan.

Aku hanya ingin semua pertanyaan-pertanyaan yang mungkin terbaca dangkal itu dapat terjawab. Bukan dengan kata-kata orang yang dilabeli ustadz atau pemuka agama lainnya, apalagi pada orang yang pasrah saja karena Tuhan merupakan kebenaran hakiki, namun diperoleh dari katanya dan katanya, tanpa mencari tahu lebih dalam.

Aku hanya ingin yakin dengan hal yang selama ini aku jalani, bukan hanya meyakini agama hasil turunan yang memang sudah ada bahkan sejak kakek buyutku bernafas. Aku percaya, keyakinan harus dicari, dan aku sangat mengapresiasi bagi orang-orang yang ingin mencari.

Salah satu temanku saat ini menjadi atheis karena ia sendiri masih mencari tuhannya. Ia mungkin tak beragama, dan tak berTuhan, namun sampai saat ini aku yakin bahwa ini memang proses dari perjalanan dalam pencariannya. Aku tak berharap menjadi sepertinya, namun sangat salut mengenai keberaniannya dalam bersikap. Bersikap untuk tak menerima begitu saja apa yang ia dapat.

Sampai akhirnya malam ini, 1 Juni 2015, bertepatan dengan malam Nispu Sya’ban, aku seolah kembali mendapatkan ruh ku. Ruh yang entah selama ini hilang kemana, karena terlalu sibuk bertanya mengenai tuhan dan mengejar dunia. Ya, ruh itu kembali. Ia bergetar ketika membaca surah Al-Fatihah.

Aku begitu menikmati saat-saat dimana aku seolah dapat berinteraksi langsung dengan tuhan. Saat berdiam diri sembari zikir seperti yang selama ini di ajarkan pau, saat membaca ayat-ayat tertentu dalam Al-Qur’an yang bahkan aku tidak tahu artinya, saat tiba-tiba aku menangisi hidup yang sedang berjalan lancar, bahkan saat aku melakukan hypnotheraphy untuk diriku sendiri.

Aprisya, bagian mana lagi yang mau engkau pertanyakan?

Aku mulai menyadari bahwa pertanyaan-pertanyaan itu timbul justru ketika aku sedang jauh-jauhnya dengan Tuhan. Dan ketika aku kembali mendekat, segala pertanyaan itu seolah terjawab tanpa dapat di argumentasikan lagi.

Akupun mulai sadar bahwa setiap kalimat yang pau ucapkan memang kadang terdengar spele, namun bermakna sangat luas. Karena disetiap akhir perdebatanku mengenai apapun dengannya, ia selalu berkata, “Aprisya, tidak semua hal dapat diselesaikan dengan logika, untuk itu hati ada.”

Aku tidak perlu kemana-mana untuk mencari Tuhan, karena Tuhan ada dimanapun dan kapanpun saat aku mendekatkan diri padaNya.

Categories: letShare | 1 Comment

Mengenal Rupiah

Kapan terakhir kali anda memerhatikan uang yang sehari-hari anda gunakan demi menyambung hidup? Bagaimana warna, tekstur, gambar, hingga kejutan-kejutan kecil yang dapat ditemui ketika anda benar-benar mengamati rupiah.

Setiap rupiah yang anda miliki, dimulai dari pecahan terkecil 100 rupiah hingga 100.000 rupiah memiliki nilai seni yang sangat tinggi. Jika sekilas mata anda akan menemukan gambar para pahlawan dengan nilai rupiah disalah satu sisi, dan gambar adat maupun budaya khas Indonesia tetap dengan nilai besaran rupiah di sisi lain, ternyata rupiah tidak sesederhana itu.

Mari perhatikan pecahan 2000 rupiah sebagai contoh. Pada uang berwarna abu-abu dengan beberapa siluet berwarna emas ini, anda akan menemukan Pangeran Antasari dengan kopiah kain serta baju kap tradisional khas daerah asalnya, Kalimantan. Namun ada hal menarik yang mencuri perhatian di bagian kanan kepala sang Pangeran, yaitu batik khas Dayak yang diam-diam muncul. Tidak sampai disitu, jika anda memerhatikan lagi dengan seksama, anda akan menemukan guratan bertuliskan “BI” dengan cetak tebal namun tersamar. Indah sekali.

Jika anda ingin lebih berusaha, anda akan menemukan tulisan “Bank Indonesia” dengan ukuran yang sangat kecil di bagian 2000, serta di ombak yang berada di atas serta bawah tanda air berada, dan pada bagian garis pipa tepat dibawah tulisan DUA RIBU RUPIAH dibagian kiri bawah mata uang. Anda juga dapat menemukan tulisan “DUARIBURUPIAH” tanpa spasil jika memerhatikan bagian seelah kiri dari kepala Pangerang Antasari, tempat dimana terdapat ukiran indah dengan bentuk seperti tameng.

Lalu mari membalik uang 2000 rupiah ini ke arah lainnya. Dibagian ini terdapat enam orang wanita dengan atribut lengkap mulai baju, ikat kepala dengan bulu, hingga tongkat yang sedang menari tarian adat Dayak. Sama halnya dengan bagian sebelumnya, pada bagian ini anda akan tercengang dengan detail dari setiap goresan yang tergambar di pecahan 2000 rupiah ini.

Keindahan rupiah juga tidak hanya timbul dari tiap gambar yang terpapar, namun juga dari teksturnya yang dapat membantu tuna netra untuk dapat mengenali nilai rupiah itu sendiri.

Rupiah sudah didesain dan dibentuk dengan sangat apik, hingga setiap orang dapat mengenali dan dapat menganggumi keindahan serta keberagaman Indonesia dengan cara-cara sesederhana memegang rupiah. Selain itu juga terdapat filosofi lain, dimana kita sebagai penerus bangsa harus menghargai jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan bangsa dengan mudah. Semudah menggunakan rupiah di negeri kita tercinta.

Categories: letShare | Tags: , , , | Leave a comment

Pembayaran Non Tunai, Amankah?

Uang sebagai alat pembayaran merupakan suatu hal pokok yang dibutuhkan oleh seluruh manusia tanpa terkecuali. Seiring perkembangan zaman, uang saat ini dibentuk dalam berbagai bentuk lain. Tidak hanya berupa kertas ataupun koin, uang saat ini mulai berubah dalam bentuk lain mulai dari kartu, hingga berbentuk digital yakni dalam uang elektronik.

Dalam bentuk kartu, terdapat kartu ATM, kartu debet, dan kartu kredit yang masing-masing dapat memberikan kemudahkan dalam bertransaksi tanpa membawa uang tunai. Namun, jika kartu ATM dan kartu debet menggunakan dana untuk bertransaksi yang berasal dari rekening simpanan pemegang dan akan berkurang secara otomatis jika digunakan, beda halnya dengan kartu kredit. Kartu kredit dapat digunakan untuk bertansaksi dengan menggunakan fasilitas pinjaman atau kredit yang diberikan oleh penerbit kartu.

Jika pada kartu ATM, debet, dan kartu kredit pemegang harus terikat dengan penerbit kartu, dan akan terkena biaya administrasi dalam jangka waktu tertentu, beda halnya dengan uang elektronik. Penggunaan uang elektronik lebih mudah, karena dapat digunakan tanpa melakukan registrasi secara khusus. Sehingga siapapun dapat memiliki uang elektroniknya sendiri.

Saat ini terdapat tiga jenis uang elektronik. Yakni yang berbentuk kartu seperti Flazz yang dikeluarkan oleh BCA, E-toll card oleh Bank Mandiri, dan Brizzi oleh Bank BRI yang masing-masing dapat digunakan untuk bertansaksi di minimarket, loket Trans Jakarta, hingga Commuter Line. Selain itu terdapat jenis uang elektronik lain yang berbentuk gelang, seperti yang diterapkan Bank Mandiri pada produk terbarunya, yaitu E-Money. Penggunaan E-Money tidak jauh berbeda dengan uang elektronik pada kartu, cukup dengan tap, E-Money sudah dapat digunakan. Tidak sampai disitu, Saat ini juga Uang elektronik mulai merambah ke smartphone sehingga Bank Mandiri mengeluarkan aplikasi bernama E-Cash, yang berupa aplikasi pembayaran melalui smartphone. Sedangkan CIMB Niaga mengeluarkan rekening ponsel, dengan menggunakan SMS untuk melalukan transaksinya.

Alat pembayaran non tunai yang disebutkan tentu sangat membantu dalam bertransaksi sehari-hari. Namun, terdapat sisi lain yang juga harus diperhatikan, yaitu terkait keamanan dari setiap alat pembayaran yang ada.

Seiring dengan perkembangan alat pembayaran yang sedang bertransformasi dari tunai menjadi non tunai dengan bantuan teknologi, tidak sedikit pihak yang melihat perpindahan ini sebagai celah yang dapat dimasuki, khususnya oleh penyusup yang memiliki kepentingan tertentu.

Banyak cara yang dapat dilakukan oleh seorang hacker untuk mendapatkan informasi terkait data finansial korban yang nantinya dapat digunakan untuk kepentingannya, diantaranya dengan melakukan spoofing.

Spoofing merupakan teknik untuk memperoleh suatu akses secara tidak legal ke suatu komputer, informasi, ataupun jaringan. Biasanya, sebelum melakukan aksi hacking ataupun cracking, penyerang akan melakukan spoofing terlebih dahulu guna mengamankan diri agar aksinya tidak dapat terbongkar, karena menggunakan identitas yang tidak sebenarnya. Spoofing sendiri biasa terjadi pada pengguna yang ingin melakukan transaksi dengan menggunakan internet banking.

Terdapat beberapa macam Spoofing. Diantaranya IP Spoofing dimana pelaku akan mengganti IP addressnya dengan IP lain. DNS Spoofing dengan mengambil nama DNS dari sistem lain yang dapat membahayakan domain name server suatu domain yang sah seperti google, facebook, dan sebagainya. Identify Spoofing, menggunakan identitas orang lain secara ilegal.

Berbagai macam spoofing dilakukan untuk mengelabuhi orang lain, agar suatu saat jika aksi hacking ataupun cracking yang dilakukan oleh penyerang diselidiki lebih jauh, presentase penyerang untuk tertangkap menjadi lebih kecil atau bahkan tidak bisa sama sekali diketahui.

Salah satu contoh spoofing adalah korban ingin masuk ke laman www.klikbca.com namun, penyerang sudah meletakkan posisi web nya yang lain yakni www.clickbca.com dengan tampilan yang sama persis. Sehingga korban akan memasukkan data dirinya di web milik penyerang, dan akan secara otomatis masuk ke database milik penyerang tanp disadari oleh korban.

Setelah mendapatkan identitas korban, biasanya penyerang akan menarik data milik korban yang kemudian dapat di generate ke dalam kartu dengan alat tertentu. Sehingga penyerang dapat memiliki kartu yang sama dengan korban, dan dapat digunakan kapanpun sesuai keinginan korban. Tindakan men-generate kartu itu dinamankan carding.

Selain dua hal tersebut, terdapat beberapa tindakan cybercrime lain terkait dengan keamanan bertransaksi secara non tunai. Selalu terdapat resiko dibalik penggunaan uang secara tunai maupun non tunai. Maka, semua kembali kepada nasabah sebagai pengguna untuk memilih menggunakan alat pembayaran yang dianggap paling efektif dan efisien.

Categories: letShare | Tags: , , , , , , | Leave a comment

what does this mean?

It is not worth trying to harmonize things, people or situations which are simply not compatible. Remember everyone has different personalities and it’s important you maintain yours. You can find a harmonious way, even if this in in the distant future. It is not worth acting in this particular moment as the general situation is not entirely favorable. You will gain more profits by pulling back temporarily and maintaining your independence. Your wisdom now consists in waiting and avoiding unpleasant people. (ching oracle dec 27-28 2014)

so, what does this mean actually? :|

Categories: letShare | Tags: | Leave a comment

kamu adalah harapan, tempat aku menggantungkan angan.

kamu adalah kebebasan, yang berdiri diatas kepercayaan.

kamu adalah perjalanan, yang ku canangkan untuk masa depan.

kamu. kamu kah itu?

Categories: letShare | Tags: , , | Leave a comment

Soulmate

Aku terhenti. Di sudut sana mataku terarah. Sudut dimana ada dia diantaranya. Sosok itu, sosok ramah yang selalu aku kagumi secara tersembunyi. Apa dia mengetahui keberadaanku? Apa dia menyadari aku selalu menatapnya dimanapun ia berada?

“woy Lex! Apa kabar lo?” tanya seorang pria berbadan tinggi besar kepada salah seorang temannya. Alex namanya.

“baik-baik gue, bro. Lo gimana? Gue denger udah lolos ITB ye? Akhirnya. Selamat, Bi!” jawab Alex kepada si penanya, Alby.

Alfarabby Auffar. Lihat dia, sosoknya. Ah, tubuh gagah itu, lengan besar dan terlihat kokoh itu. Aku yakin, selain bermain basket seperti yang sedang ia lakukan saat ini, dia juga disiplin berlatih angkat beban. Alby, lihatlah kemari. Aku yang selalu memandangi dari setiap seberang tempatmu berada.

heh kunti, ngelamun aja lo!” kaget seorang wanita berambut panjang kepada temannya yang sedang asik memandang seseorang diseberangnya.

“aku ga ngelamun kok!” jawabnya singkat. Sinis.

“nah! Pasti lo lagi ngeliatin cowok gede itu ya? Ngimpi mau deket sama dia wuuu!” ujar sang teman menurunkan semangat.

“gapapa, aku seneng kok ngeliatin dia aja dari sini. Itu udah cukup buat aku.” Sembari beranjak meninggalkan temannya.

Bersama denganmu mungkin benar hanyalah mimpi. Ya, sebuah mimpi disiang hari yang hanya akan terjadi dalam waktu beberapa saat saja. Ah, dapat memimpikannyapun aku sungguh akan bahagia. Lihat dirimu, banyak cinta disana. Sedang aku? Jika sesekali orangtua ku mengingatku dalam doanya, itupun sudah sangat bahagia untukku.

“Bi, kamu keren mainnya!” sorak seorang perempuan dengan kaki jenjang sembari berlari kecil menghampiri Alby yang sedang terduduk lelah dipinggir lapangan.

“Jess? Kamu kok disini?” tanya Alby jengah.

“Aku mau liat kamu latihan aja hehe. Udah makan? Ada tempat dimsum all you can eat loh, kamu pasti suka.”

“hm, ayo deh boleh.”

Alby, siapa perempuan itu? Ada hubungan apa kamu dengannya? Kenapa kamu mau pergi berdua dengannya? Aku sedih. Harusnya aku sadar, aku hanyalah seorang yang tidak akan pernah dianggap. Ya, harusnya aku sadar itu dari dulu.

“Jess, kamu pernah merasa mencintai seseorang tapi kamu belum pernah melhat wujudnya? Hanya ada didalam imajinasimu, mimpimu.” Tanya Alby sembari menyetir Fordnya.

“hah? Maksud kamu?”

“gini loh Jess, belakangan ini aku sering memimpikan seorang perempuan. Cantik. Aku sangat mencintainya, dia pun begitu. Tapi aku tidak pernah tahu siapa dia. Sialnya, mimpi itu terbawa sampai alam nyataku. Aku merasa kalo dia selalu ada didekatku, memperhatikanku.”

“Alby, kita udah dari TK yah sahabatan. Tapi baru kali ini aku denger kamu ga realistis kaya gini. Aneh deh!”

“iya..”

anyway, aku turun di Fasatelo aja deh Bi. Feel like bored. Udah lama ga kesana. Wanna join?” tawar Jessica pada Alby.

not today. I wanna meet my soulmate on my dream, Jess.”

“haha gila kamu! Thanks ya udah traktir makannya tadi. Bye Bi.” Kalimat terakhir Jessica sembari mencium kedua pipi Alby lalu keluar dari mobilnya.

“bye Jess. Jangan mabok ya!”

Sedang apa Alby sekarang? Bersama perempuan tadikah? Aku cemburu. Harusnya aku yang berada disampingnya. Harusnya aku yang memberinya minum setiap kali ia selesai bermain basket bersama teman-temannya. Harusnya aku!

“GOD! Jadi siapa perempuan itu sebenarnya!” Bentak Alby pada dirinya sendiri.

“kalo dia emang jodoh gue, deketin Tuhan! Tunjukkin dia ke gue!” Alby semakin emosi, ia terus menginjak pedal gasnya tanpa kendali.

“BRAAAAAAAAAAAAK!”

***

Alby? Kenapa sepagi ini dia berlatih basket? Ah, mungkin dia sedang bosan. Tapi ini baru pukul 3 pagi. Sedang apa dia? Mungkinkah ia putus cinta lalu dan sekarang sedang patah hati? Entahlah. Terimakasih Tuhan, aku bisa lebih lama memandanginya saat ini. aku ingin berada lebih dekat dengannya.

“loh kamu!” teriak Alby kaget.

“siapa? Aku?” tanya sang perempuan berambut panjang.

“iya kamu. Kamu ngapain disini?”

“kamu bisa ngeliat aku? Becanda kan?”

“jadi, yang selama ini ada dimimpi aku itu kamu? Dan kamu..” Alby terhenti

“aku ini setan.” Lanjut sang perempuan. “aku ini setan yang selalu memandangi kamu dengan leluasaku, yang selalu berdoa bahwa suatu saat kamu akan menyadari keberadaanku.”

“dan kamu berhasil” jawab Alby lemas. “aku sudah menjadi sepertimu. Karena ingin berada lebih dekat denganmu.”

“jadi kamu sudah meninggal?” tanya sang perempuan terkejut.

“iya. Aku meminta agar Tuhan segera mempertemukanku dengan kamu. Karena aku merasa kamulah jodohku. Dan Tuhan mengabulkannya. Aku baru saja kecelakaan beberapa jam lalu.”

“maaf..”

“tidak, ini bukan salah kamu. Aku yang memintanya. Dan aku bahagia bisa bertemu kamu sekarang. Mungkin inilah jalan kita.” Alby tersenyum.

“terimakasih.”

NB : This story is only fiction.

(07 Juni 2013)

Categories: letShare | Tags: , , , | Leave a comment

Welcome Jakarta #3

Abay (nama disamarkan .red), sudah hampir empat tahun gue kenal sama cowok satu ini. Beberapa hari lalu baru dapat kabar kalau di aru saja di wisuda dari salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Jakarta.

Senang rasanya tiap kali melihat Abay memposting mengenai hal-hal kecil yang telah dipikirkannya secara mendalam, dan menjadi hal yang bermakna. Ya, Abay adalah seorang motivator. Oh, entahlah motivator atau hypnotheraphy. Gue dan Abay belajar hipnoterapi dari guru yang sama. Mungkin bedanya, pelajaran yang gue dapat hanya digunakan untuk kepentingan gue pribadi, sedangkan Abay menggunakannya untuk membantu orang lain. Yang gue tau, saat ini Abay sudah mempunyai perusahaan khusus dibidang self theraphy. Kece.

Abay sendiri berasal dari Surabaya, ia memberanikan diri untuk merantau ke Jakarta demi menempuh pendidikan. Dan semesta mendukung, selain mendapatkan pendidikan yang baik, ia pun juga mandapatkan hal-hal bermakna lain yang telah ia perjuangkan selama ia hidup sendiri di Jakarta.

Anak muda semacam Abay ini rasanya akan lebih menyenangkan jika jumlahnya bertambah. Ya, anak muda yang berani bergerak dan melakukan sesuatu untuk hidupnya, tidak takut dengan keadaan, dan sangat terbuka.

Nah, terbuka merupakan salah satu pelajaran terpenting yang gue dapat dari banyak teman-teman hebat. Mereka tidak menganggap dirinya hebat. Walaupun secara penglihatan sudah sukses, namun Abay masih mau saling bertukar pikiran dan selalu welcome terhadap semua orang. terbuka. terbuka secara pemikiran, dan tindakan.

Terimakasih untuk contoh baik yang telah diberikan, Abay. Terimakasih sudah menginspirasi. And,

Welcome Jakarta Abay #3

Categories: letShare | Tags: , | Leave a comment

Welcome Jakarta #2

Sebut saja Baro. Remaja hitam manis asal Ambon yang gue kenal saat iseng-iseng ikutan teman untuk take foto di salah satu studio di daerah Pancoran. Usia Baro baru menginjak 19 tahun, dan sedang menjalani kuliah di salah satu universitas macam franchise di Jakarta, sebut saja BSI.

Kedatangan Baro ke Jakarta bukanlah tanpa tujuan, atau hanya sekedar untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi. Melainkan untuk mencapai cita-cita lain yang baru saja ia temui, menjadi model.

Dengan postur tubuh yang tinggi, dada bidang, dan kulit sawo matang yang eksotis, bukan hal yang sulit rasanya untuk menjadi model professional untuknya. Terlebih Baro bukanlah seorang yang menutup diri dari lingkungan luar. Ia sangat ramah, dan mau belajar dari siapapun yang ditemuinya.

Gue senang bertemu dengan Baro, karena kehadirannya merupakan hiburan tersendiri. Rambut yang dibuat blonde, kulit cokelat gelap, lesung pipi, dan cara bicaranya yang masih kental berlogat Ambon terlebih keramahannya, lucu sekali.

Ketika gue tanya kenapa di pindah ke Jakarta, Baro bercerita cukup panjang. Bahwa sebelumnya ia hanya seorang siswa biasa yang juga hobi berenang lalu menjadi atlit renang di Ambon. Beberapa kali menjuarai pertandingan, hingga datanglah tawaran dari berbagai pihak untuk menjadi model. Banyaknya tawaran untuk menjadi model membuat Baro akhirnya memutuskan untuk lebih menekuni dunia modelling dengan menetap di Jakarta. Anything possible in Jakarta. Termasuk menjadi model terkenal, dan kaya raya.

“ikut casting film de, lo tuh potensial banget loh.” Ujarku pada Baro saat itu, tapi ia menyadari bahwa fisik saja tidak cukup untuk menjadi seorang artis. Logat bicaranya saat itu masih menjadi penghalang baginnya untuk mencoba mengikuti casting. Cukup realistis menurut gue.

Dan hei, Baro, semoga ia dapat menjadi model professional secepatnya tanpa meninggalkan bangku kuliah, dan dapat tetap mempertahankan diri di jalur yang benar, dan tentu saja tetap menjadi lelaki seutuhnya.

Welcome Jakarta Baro #2

Categories: letShare | Tags: , , , | Leave a comment

ARG. CLR.

too much drama, too predictable, too teenlit, too anticlimactic, too good to be true? that’s why it called spark. just to spark a bit of emotion hearts readers.

believe it?

hihihi. no actually, because I am still learning to write fiction. even with nonfiction. therefore, criticism and suggestions will be an important lesson for me. I would be very happy if someone gave advice to my writings on this blog. feel free to contact me by email at aprisya dot krispriana at gmail dot com :)

Categories: letShare | Tags: , , , , , | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.