Welcome Jakarta #2

Sebut saja Baro. Remaja hitam manis asal Ambon yang gue kenal saat iseng-iseng ikutan teman untuk take foto di salah satu studio di daerah Pancoran. Usia Baro baru menginjak 19 tahun, dan sedang menjalani kuliah di salah satu universitas macam franchise di Jakarta, sebut saja BSI.

Kedatangan Baro ke Jakarta bukanlah tanpa tujuan, atau hanya sekedar untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi. Melainkan untuk mencapai cita-cita lain yang baru saja ia temui, menjadi model.

Dengan postur tubuh yang tinggi, dada bidang, dan kulit sawo matang yang eksotis, bukan hal yang sulit rasanya untuk menjadi model professional untuknya. Terlebih Baro bukanlah seorang yang menutup diri dari lingkungan luar. Ia sangat ramah, dan mau belajar dari siapapun yang ditemuinya.

Gue senang bertemu dengan Baro, karena kehadirannya merupakan hiburan tersendiri. Rambut yang dibuat blonde, kulit cokelat gelap, lesung pipi, dan cara bicaranya yang masih kental berlogat Ambon terlebih keramahannya, lucu sekali.

Ketika gue tanya kenapa di pindah ke Jakarta, Baro bercerita cukup panjang. Bahwa sebelumnya ia hanya seorang siswa biasa yang juga hobi berenang lalu menjadi atlit renang di Ambon. Beberapa kali menjuarai pertandingan, hingga datanglah tawaran dari berbagai pihak untuk menjadi model. Banyaknya tawaran untuk menjadi model membuat Baro akhirnya memutuskan untuk lebih menekuni dunia modelling dengan menetap di Jakarta. Anything possible in Jakarta. Termasuk menjadi model terkenal, dan kaya raya.

β€œikut casting film de, lo tuh potensial banget loh.” Ujarku pada Baro saat itu, tapi ia menyadari bahwa fisik saja tidak cukup untuk menjadi seorang artis. Logat bicaranya saat itu masih menjadi penghalang baginnya untuk mencoba mengikuti casting. Cukup realistis menurut gue.

Dan hei, Baro, semoga ia dapat menjadi model professional secepatnya tanpa meninggalkan bangku kuliah, dan dapat tetap mempertahankan diri di jalur yang benar, dan tentu saja tetap menjadi lelaki seutuhnya.

Welcome Jakarta Baro #2

Categories: letShare | Tags: , , , | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: