teruntuk

teruntuk bapak yang sampai saat ini masih terngiang-ngiang dalam pikiranku. bukan, bukan pau bapakku, atau siapapun itu yang pernah kutemui raganya. bapak ini adalah bapak maya bagiku. bapak yang dengan sabar membaca dan menjawab sms-sms ngaco anak smp yang sedang mencari jati dirinya. bapak yang sampai saat ini masih terus ku pantau timeline facebooknya. bapak Yudistira.

semua berawal dari buku anak-anak terbitan Mizan yang aku belu seharga 3000 rupiah saat mengunjungi pesta buku di istora senayan bersama mama, dahulu kala. ya, mungkin 10 tahun lalu. siapa yang mengira bahwa buku obral yang sangat murah itu berdampak besar untukku. setidaknya tanpa buku itu, mungkin aku tidak akan menjadi aku saat ini.

buku dengan bahasa yang sederhana ini mengulas tentang bagaimana supaya menjadi anak yang baik, dan menemukan passionnya. buku yang baik untuk anak-anak abg labil macam aku saat itu. satu hal yang membedakan buku itu dengan buku lainnya, yaitu no hp. ya, penulis sengaja menaruh no hp bagian tentang penulis. entah berapa banyak buku yang telah aku baca, namun ini adalah buku satu-satunya yang ku temukan no hp penulisnya didalamnya.

aprisya, abg labil yang iseng saat itu. melihat no hp, maka tak di sia-siakannya untuk menghubungi si penulis. hingga terjadilah sesi curhat antara aprisya abg dengan si penulis dewasa yang sangat bijak.

banyak hal yang aku ceritakan, banyak hal yang aku tanyakan, banyak hal yang aku dapatkan.

bapak, malam ini aku melihat bapak kembali di timeline facebook. ingin rasanya menyapa, dan menanyakan kabar. tapi aku terlalu takut dengan pertanyaan balik darimu. apa kabarku? terlalu sibuk zikir skripsi tapi tak kunjung di kerjakan. apa kesibukanku? aku sibuk memikirkan skripsi yang masih belum terjamah. ah, sungguh tak menggambarkan semangat seorang aprisya abg.

setelah ini pak. setelah aku mendapatkan gelar S.Kom ku, setelah aku merasa cukup pantas untuk dapat kembali menunjukkan diri, secepatnya aku akan menyapa bapak dan bertanya kabar. tak lupa, aku juga akan mengucapkan terimakasih karena bapak meluangkan waktu untuk aprisya abg saat itu.

teruntuk Bapak Yudistira Soedarsono, terimakasih.

Categories: letShare | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: